RAKORNAS PTMA TANGANI RADIKALISME KAMPUS

SLEMAN-Rapat Kordinasi Nasional (RAKORNAS) digelar oleh Unversitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta bekerjasama dengan Majelis DIKTILITBANG Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jumat (09/11/2018). Agenda yang diselenggarakan di Hotel Grand Quality, Jl. Laksda Adisucipto Yogyakarta tersebut dihadiri 137 peserta rapat (Biro Kemahasiswaan)  dari 103 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dan direncanakan berlangsung hingga 10 November 2018. RAKORNAS yang bertema “MENYIAPKAN GENERASI MUDA BERKEMAJUAN” dimaksudkan untuk lebih serius merespon penanganan radikalisme dikalangan genersi muda khususnya mahasiswa dilingkup PTMA pasca maraknya radikalisme dan terorisme baru-baru ini yang diduga pelakunya berlatarbelakang mahasiswa.

Semetara itu, Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. H Kasiyarno, M.Hum, seperti dilansir dari KoranBogor.com mengungkapkan, kehadiran perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah diharapkan mampu memimpin perjalanan sistem pendidikan tinggi di Indonesia melalui lulusan-lulusannya, “para lulusan PTMA diharapkan mampu menjadi pemimpin gerakan membangun peradaban bangsa secara konkret. Yaitu melalui kontribusi nyata dalam peran dan kedudukannya disemua tata kehidupan berbangsa dan bernegara.” Pungkas Kasiyarno.

Sedangkan Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah,Prof H Lincolin Arsyad, M.Sc, Ph.D, menyampaikan, pembinaan kemahasiswaan dan alumni dalam lingkup PTMA harus mampu mewujudkan generasi bangsa yang memiliki karakter al-Islam dan Kemuhammadiyahan, yang tidak dimiliki perguruan tinggi lain.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. Haedar Nasir, M.Si menyampaikan bahwa penanganan radikalisme kampus atau terorisme dikalangan mahasiswa tidak boleh disamakan dengan metode penanganan diluar kampus, “Penanganan radilakisme kampus jangan disamakan. Dan pengananan terorisme tidak bisa digeneralisasi dan ditangani dengan cara instan dan sama dengan diluar kampus” tandas Haedar.

Dalam RAKORNAS itu juga direncanakan akan membahas mengenai bagaimana mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar spirit pembinaan kemahasiswaan dan alumni PTMA, menyusun ruang lingkup panduan serta standar pembinaan kemahasiswaan dan alumni. “jika betul ada radikalisme di kampus yang membahayakan, maka cara penanganannya itu perlu betul-betul seksama” ungkap Haedar. Pria berkelahiran 28 Februari 1958 itu didepan wakil pimpinan PTMA bidang kemahasiswaan dan alumni serta kepala biro kemahasiswaan PTMA se-Indonesia mengingatkan, agar jangan mudah mengambil kesimpulan dengan menyederhanakan dan menyamaratakan persoalan.

“nanti kesimpulannya kampus sebagai sarang radikalisme.” Ungkap Haedar yang juga menyampaikan banyak isu yang perlu direspon secara akademik agar bisa membawa kemajuan PTMA. Baginya Muhammadiyah sejak awal sudah melakukan pendekatan lewat Al-islam dan Kemuhammadiyahan, juga dengan pendekatan Islam moderat, Islam berkemajuan. “Insya Allah benih terorisme tidak akan tumbuh,” harap Haedar.

Maksud lain dari penyelenggaraan RAKORNAS adalah untuk merespon Permenristek No 55/2018. pemateri dalam acara itu adalah Mendikbud RI Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP, Dr M Busyro Muqqodas, SH, M.Hum, Prof Dr H Edy Suandi Hamid, M.Ec dengan pemandu: Dr Sidik Sunaryo, SH, MSi, M.Hum, HA Muttaqin, M.Ag, MA, Ph.D dan H Sudarnoto Abdul Hakim, MA, PhD.

Sumbang saran dan berbagi pengalaman, baik dalam ruang lingkup pembinaan kemahasiswaan dan alumni PTMA disampaikan UAD (pembinaan Ormawa), UMY (pembinaan alumni), UMS (pembinaan AIK di kemahasiswaan), UM Malang (kewirausahaan) dan UM Magelang (PKM). /Post By: M. Ali.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Phone: 0921 - 3123979
Fax: 0921 - 3123979
Jln. K.H. Ahmad Dahlan No. 100, Kel. Sasa, Ternate, Maluku Utara
No. 100, Kel. Sasa
Style switcher RESET
Body styles
Color settings
Link color
Menu color
User color
Background pattern
Background image
Arabic AR Chinese (Simplified) ZH-CN English EN Indonesian ID Thai TH